Fitri Larasati Rifqatusa'adah Lubis

Dunia Maya Menurut Pandangan Islam

Apakah berkhalwat di dunia maya seperti facebook, yahoo dan lainnya tidak di perbolehkan dalam pandangan islam,
apa lagi hingga membuat komunikasi yang lebih bersifat mengotori hati?


Bismillah, segala puji hanya bagi Allah, selawat serta salam semoga tercurah kepada Rosulullah - sholallahu 'alaihi wasallam-.
Berkhalwat didunia maya, seperti situs jejaring facebook, chatting lewat yahoo atau MSN dan lain sebagainya. Jika pembicaraan itu bersifat biasa-biasa saja. dan membicarakan hal-hal yang memang diperlukan maka tidak mengapa asalkan tidak saling bertukar atau memasang foto, baik foto diri sendiri atau orang lain.
Sedangkan obrolan- obrolan yang dapat mengganggu hati dan obrolan-obrolan yang tidak diperlukan, maka sepatutnya untuk dihindari.exclaim
apa lagi yang memasang foto profil dengan foto diri sendiri, atau pun memasang foto orang lain agar di lihat oleh siapa saja yang membuka profilnya,
atau memasang foto-foto dirinya di situs jejaring tersebut yang dapat dilihat orang umum.
maka itu tidak sepantasnya dilakukan oleh seorang muslim.
maka hindarilah!
Karena itu termasuk dari tujuan umum dalam firman Allah : ﺎًﻋﺎَﺘَﻣ َّﻦُﻫﻮُﻤُﺘْﻟَﺄَ‎
ﺍَﺫِﺇَﻭ ٍﺏﺎَﺠِﺣ ِﺀﺍَﺭَﻭ ْﻦِﻣ َّﻦُﻫﻮُﻟَﺄْﺳﺎَﻓ َّﻦِﻬِﺑﻮُﻠُﻗَﻭ ْﻢُﻜِﺑﻮُﻠُﻘِﻟ ُﺮَﻬْﻃَﺃ ْﻢُﻜِﻟَﺫ
Artinya : "Apabila kamu meminta sesuatu (keperluan) kepada mereka (isteri- isteri Nabi), maka mintalah dari belakang tabir. Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka."
(QS Al-Ahzab : 53)

Peran Teknologi Dalam Islam

Dalam kehidupan ini, islam adalah agama yang paling sempurna yang diturunkan Allah melalui baginda rasulullah SAW. Salah satu karakteristik Islam yang membedakan dengan ajaran lainnya adalah syumul. Islam adalah agama samawi yang menjamah seluruh aspek-aspek kehidupan. Sifatnya yang menyeluruh membuat tidak ada sudut sekecil apapun yang tidak dapat disentuh oleh nilai-nilai Islam. Begitu juga dengan teknologi, dalam hal ini Islam juga berperan besar dalam kemajuannya, pengembangannya, sampai pada pengawasannya.
Salah besar jika kita meganggap teknologi bukan bagian dari Islam ataupun Islam tidak membahas mengenai teknologi.

Islam telah mengajarkan banyak hal dalam kehidupan ini. Tidak hanya ilmu agama seperti ilmu fiqih, hadist, tafsir dan lain sebagainya tetapi mencakup segala ilmu yang ada, mulai dari bakteri terkecil sampai pergerakan alam semesta melalui ilmu astronominya. banyak para ahli keilmuan islam atau pun teori-teori keilmuan  islamyang menjadi dasar atau panduan bagi para ilmuan eropa.
Allah SWT berfirman dalam Al-qur'an surat Ar-Rahman: 33:
"Hai jama'ah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan."
Nash di atas merupakan bukti bahwa islam juga merupakan pedoman utama dalam ilmu pengetahuan dan teknologi.

Di zaman sekarang ini banyak orang-orang yang terlalu sibuk dengan urusan duniawinya sehingga mereka melupakan hubungannya dengan sang yang maha pencipta yaitu Allah SWT. Teknologi saat ini sudah tidak mencerminkan nilai-nilai keislaman yang dulu dilahirkan para ilmuan kita. Bahkan sudah banyak kita lihat teknologi yang disalahgunakan manfaatnya dimana-mana. inilah masalah dunia teknologi. Dimana dengan adanya teknologi justru melahirkan ketidakseimbangan antara hubungan manusia dengan manusia dan manusia dengan sang pencipta. Hal ini terjadi saat teknologi telah keluar dari fungsi dan manfaat sebenarnya. Hal ini terjadi saat moral-moral para pembuat ataupun pengguna telah mengalami kemerosotan iman dan takwa mereka.

Sudah saatnyalah kita mengembalikan teknologi pada jalur yang sebenarnya. Jalur dimana Islam secara menyeluruh ataupun nilai-nlainya tertanam kuat dalam dunia teknologi kita. Bukanlah tidak mungkin untuk menerapkan sebuah konsep Islam dalam dunia teknologi bukan hanya sebagai pengerem kerusakan yang lebih banyak ditimbulkannya, tetapi juga demi terwujudnya kebangkitan umat islam.
"Hendaklah kamu selalu benar. Sesungguhnya kebenaran membawa kepada kebajikan dan kebajikan membawa ke surga. Selama seorang benar dan selalu memilih kebenaran dia tercatat di sisi Allah seorang yang benar (jujur). Hati-hatilah terhadap dusta. Sesungguhnya dusta membawa kepada kejahatan dan kejahatan membawa kepada neraka. Selama seorang dusta dan selalu memilih dusta dia tercatat di sisi Allah sebagai seorang pendusta (pembohong). (HR. Bukhari)"
Kunci utamanya terletak pada manusia-manusianya, pemuda-pemuda penerus islam yang nantinya akan banyak berperan di bidangnya masing-masing. Diharapkan, kita tidak hanya mempelajari ilmu dunia saja, ilmu keilmiahan, teknologi, ataupun sejenisnya. Perlu pula sebuah pendalaman terhadap aqidah kita, perbaikan terhadap akhlak, serta ilmu keislaman lainnya secara menyeluruh. Ataupun sebaliknya, jangan sampai kita terlena, tersibukkan pada penghambaan diri kita kepada Yang Maha Esa sampai-sampai kita melupakan ilmu-ilmu yang akan bermanfaat bagi kemaslahatan umat di dunia.
 
Fitri Larasati Rifqatusa'adah Lubis
I have a dream, a song to sing
To help me cope with anything
If you see the wonder of a fairy tale
You can take the future even if you fail




I HAVE A DREAM. Saya yakin semua orang di dunia ini pasti mempunyai mimpi. Mimpi yang dimaksud bukan berarti mimpi ketika anda sedang tidur. Mimpi disini bermaksud mengatakan impian. Setiap orang memiliki mimpi yang berbeda-beda. Ada yang bermimpi untuk menjadi presiden, pilot, polisi, dll. Ada juga yang bermimpi untuk bisa keliling Indonesia, Eropa, bahkan keliling dunia. Tapi banyak orang berfikir mimpi itu hanya angan-angan mereka saja. Tidak mungkin untuk mencapainya. Tetapi jika anda sering melihat realita kehidupan dunia nyata, semua orang yang berhasil diawali dengan mimpi-mimpinya. Saya ambil contoh yaitu presiden RI yang ke-3 yaitu BJ Habibie. Sebelumnya dia bermimpi bahwa suatu saat dia akan membuat sebuah pesawat karya bangsa anak Indonesia. Kalau difikir secara akal, apakah mungkin negara yang berada di posisi negara berkembang ini bisa membuat sebuah pesawat? Tentu tidak bukan. Tetapi dengan mimpi dan keinginan BJ Habibie akhirnya mimpinya pun terrealisasikan. Mimpi sebagai pendorong kita untuk menjadi orang yang lebih baik. Tetapi muncul banyak pertanyaan dan pendapat mengenai mimpi, yaitu :

APAKAH MUNGKIN SAYA BISA MEREALISASIKAN MIMPI SAYA?
AH MIMPI SAYA TERLALU TINGGI UNTUK DICAPAI
BIARKAN ORANG LAIN SAJA YANG MELAKSANAKAN MIMPI SAYA.

Jangan biarkan mimpi anda hanya sebatas angan-angan saja. Pastikan kepada diri anda bahwa suatu saat mimpi anda akan terwujud. Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini, dan tidak ada mimpi yang buruk. "Mimpi dia lebih baik dari saya" yakinlah.. bahwa semua mimpi yang bernilai positif adalah mimpi yang terbaik untuk diri anda. Jangan sampai suatu hari anda menyesal karena tidak bisa merealisasikan mimpi anda. Jangan sampai anda yang sudah menjadi dewasa kalah dengan anak yang berusia dini. Anak yang berusia dini memliki mimpi yang membuat dia selalu ingin tahu mengenai mimpinya itu, jadi bagi anda yang sekarang sudah merasa dewasa cari tahulah apa mimpi terbesar anda dan yakinlah bahwa suatu saat anda akan berada di atas sana, bersinar cerah bersama mimpi anda :)





Label: 1 komentar | edit post
Fitri Larasati Rifqatusa'adah Lubis
Loser and winner. Stock Photo - 11428446


Saya ini pemenang, kamu pecundang! Kan piala saya lebih banyak dari kamu.
Saya ini pemenang, kamu pecundang! Kan kemampuan bertanding saya lebih hebat dari kamu.
Saya ini pemenang, kamu pecundang! Kan saya lebih kuat daripada kamu.
Saya ini pemenang, kamu pecundang! Kan saya lebih pintar daripada kamu.


Sering sekali kita mendengar perkataan tersebut, sesorang menganggap dirinya pemenang karna ia memiliki kemampuan yang lebih dibandingkan lawannya. Apa iya seorang pemenang bisa dinilai dari kehebatannya saja? Oh tentu tidak.

Bukan piala yang menentukan bahwa kita adalah seorang pemenang, bukan juga ketangguhan, kekuatan, maupun kepintaran.

Tanpa kita sadari, dengan lahirnya kita di dunia ini kita sudah menjadi seorang pemenang. Apakah orang yang kalah tidak bisa disebut pemenang? Menurut saya tidak, mengapa? Memang banyak orang yang belum memiliki kesempatan untuk menang. Tetapi, walaupun ia tidak menjadi seorang pemenang tetapi apablia ia telah berhasil memenangkan dirinya untuk meyakini bahwa ada kesempatan lagi untuk menjadi seorang pemenang. Jadi kalau begitu, tidak ada pecundang di muka bumi ini? Oh tentu tidak. Ada juga pecundang di muka bumi ini, mengapa demikian? Karna ia tidak ingin menjadi seorang pemenang.

Ketika seorang pemenang melakukan kesalahan, dia berkata, “saya salah”. Ketika pecundang melakukan kesalahan, dia berkata, “ini bukan salah saya!”.
Seorang pemenang berani mengakui kesalahannya karna ia bisa dan dapat belajar dari sebuah kesalahan untuk menjadi orang yang lebih baik. Tidak ada kesalahan yang tidak bisa diperbaiki, semua orang dapat berubah menjadi lebih baik. Kemauan merupakan kunci utamanya.

Pemenang berkata, “saya sudah baik, tapi saya bisa lebih baik lagi!”. Pecundang berkata, “Saya tidak sejelek orang lain!”.
Seorang pemenang selalu ingin maju dan menjadi orang yang lebih baik, tidak peduli ada orang yang lebih buruk darinya. Berbeda dengan seorang pecundang, dia tidak peduli ada orang yang lebih baik darinya, karna dia merasa bahwa ada orang yang lebih buruk dibandingkan dirinya.

Pemenang mencoba belajar dari setiap orang yang lebih baik dari dia.Pecundang selalu mencoba menjatuhkan orang lain 
Seorang pemenang selalu belajar dari pengalaman orang-orang yang menurutnya adalah pelajaran bagi hidupnya. Seorang pemenang selalu menjadikan kehebatan orang lain sebagai motivasi dan dorongan agar ia bisa menjadi sama atau lebih dari orang tersebut, berbeda dengan seorang pecundang yang menganggap hal itu biasa saja.

Pemenang berkata,”mari saya kerjakan ini untuk kamu!”. Pecundang berkata, “itu bukan pekerjaan saya!”.
Seorang pemenang selalu ingin mencoba sesuatu yang baru, ibaratkan ada suatu pekerjaan yang bukan merupakan pekerjaannya tetapi ia akan mencoba untuk melakukannya, berbeda dengan seorang pecundang yang hanya diam di satu posisi saja. 

Pemenang berkata, “ini sulit tapi mungkin!”. Pecundang berkata, “ini mungkin tapi sangat sulit untuk mengerjakannya!”. 
Seorang pemenang juga pasti akan merasakan kesulitan, tetapi ia tidak akan menyerah begitu saja. Ia mempunyai solusi-solusi terbaik untuk menyelesaikan permasalahanya. Berbeda dengan pecundang yang langsung menyerah begitu saja.

Pemenang selalu mempunyai rencana-rencana . Pecundang selalu mencari alasan. 
Pemenang mempunyai komitmen-komitmen. Pecundang hanya berjanji janji saja. 
Pemenang selalu menjadi bagian dari jawaban. Pecundang selalu jadi bagian dari masalah. 
Pemenang tuntas memecahkan masalah. Pecundang selalu tanggung-tanggung & tidak pernah memecahkan masalah.


Ciri-ciri seorang pemenang yaitu : 
- dekat dengan tujuan
- tidak mengeluh dan menyerah
- ingin menjadi lebih baik
- suka menyemangati, sebagai rahmat bagi orang lain
- selalu bergembira




HIDUP ITU PUNYA CITA-CITA!
HIDUP ITU MELAYANI!
TIDAK KENAL LELAH!
dan
PEMENANG HARUS SETIA DENGAN CITA-CITANYA!

jadi, jalan mana yang anda pilih?


Label: 9 komentar | edit post